Hai bloggi, kita lanjut lagi ya cerita kemarin. Semalam sudah ngantuk banget jadi aku gak bisa lanjut. Pulang belanja sama suami, nemenin tidur bocil eh mau cerita ke kamu lagi malah mata sudah 5 watt aja. 😁
Soal anak yang terbawa arus di daerah Bojong kemarin sudah ditemukan lho. Ternyata pas lihat di medsos, korbannya menolong temannya yang sedang kesulitan mengatasi motornya. Dia berusaha menepi ke rumah warga. Karena derasnya arus hujan yang menutupi jalan. Dia tak mampu menahan dan membawa motor. Jadi, dia terbawa arus dan masuk ke selokan.
Pagi ini dia diketemukan di bantaran sungai dengan kondisi sudah tidak bernyawa. Bahkan jasadnya tenggelam bersama sisa sampah yang terbawa arus. Ada kayu besar yang mengapit jasadnya. Semoga husnul khatimah. Keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran.
Kabarnya anak ini bersekolah di sekolah kejuruan di Lebaksiu kabupaten Tegal. Anak yang sedang menuntut ilmu harus berakhir tragis.
Himbauan aja sih untuk diri sendiri dan semuanya. Cuaca dan alam sedang tidak bersahabat. Kalau dirasa tidak penting - penting banget mending tunda dulu deh perginya. Atau ketika keadaan memaksa pergi, sebisa mungkin berhati - hatilah. Jika tidak memungkinkan untuk dilewati, alangkah baiknya menepi atau diam dulu sejenak di tempat sampai kondisi sudah kondusif.
Melihat kasus ini, sepertinya dia tidak sabar untuk menepi ke rumah warga. Padahal di belakangnya ada banyak kendaraan bermotor yang memilib diam daripada harus melawan arus.
Seperti yang terjadi di daerahku kemarin. Banjir yang meluap ke jalan raya. Baru - baru ini kejadian yang tidak biasanya harus dialami oleh warga sekitar. Jalan yang tertutup oleh luapan sungai, berlumur lumpur. Hal ini mengakibatkan banyak pengendara motor harus berhati - hati melewatinya. Tebal lumpur diperkirakan sekitar 5 cm. Jika tidak biasa melalui jalan seperti itu, ban motor akan slip dan keseimbangan goyah.
Hingga siang tadi lumpur yang menutupi jalan baru bisa dibersihkan.
Selain banjir, di daerahku bagian atas, pegunungan terjadi longsor. Ada beberapa akses jalan yang terputus akibat tanah yang labil. Jalan aspal yang patah membuat akses jalan sulit untuk dilewati. Alhasil pengendara bermotor harus melalui jalan pintas yang membutuhkan waktu dua kali lipat untuk sampai tujuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar